Sabtu, 10 Januari 2015

Susah Cari Kerja, Mending Buka Usaha Yuk

Belum dapat kerja setelah lulus kuliah memang bikin bete, sudah bosan berdiam di rumah, belum lagi tekanan dari orang tua yang kerap menanyakan entah sudah ada panggilan atau belum.

Sambil menunggu panggilan kerja, bagaimana jika kamu membuka usaha sendir? Usahanya kecil-kecilan saja, yang penting ada kegiatan yang kamu lakukan di rumah. Jenis usahanya bisa kamu sesuaikan dengan kemampuan finasial dan kebutuhan yang kamu perlukan.

Namun, bagaimana cara memulai usaha dengan modal pas-pasan dan baru lulus seperti kamu? Jangan kuatir, berikut tips mengawali bisnismu yang dikutip Her Campus, Jumat (14/10/2011);

1. Tuliskan rencana bisnismu.
Kebanyakan orang yang berbisnis kadang kurang teliti dengan keadaan keuangan mereka, untuk itu, rencana bisnis diperlukan untuk melihat arah usahamu. Pada rencana bisnismu, sertakan apakah kamu menjual barang atau jasamu, siapa pembeli, dan cari tau apa yang pembeli mau.

2. Sebutkan nama binismu.
Berikan nama pada produkmu, perlu banget kamu menyertakan nama produkmu di rencana bisnismu. Jika kamu menginginkan namamu untuk nama produkmu, itu sah-sah. Hindari nama-nama yang terkesan kekanak-kanakkan dan aneh-aneh, sebab nama produkmu merupakan cerminan bisnismu.

3. Daftarkan jenis usahamu.
Jika kamu sudah tentukan nama produkmu, hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah mendaftarkan proposal bisnismu sesuai dengan tipe bisnis tertentu. Tidak perlu terlalu resmi, kamu bisa mendaftarkan rancana bisnis di mana saja seperti di website-website tertentu. Siapa tahu rencana bisnismu menarik dan dilirik investor.

4. Buat rekening.
Perlu banget kamu buka satu rekening untuk bisnismu. Jangan campur uangmu dengan arus uang usahamu, soalnya nanti akan lebih sulit mengkalkulasi segalanya. Kalau bisnismu masih kecil sih mungkin masih bisa ditangani, namun tidak menutup kemungkinan bisnismu akan berkembang dan uang yang masuk ke rekening lebih banyak.

5. Promosi.
Promosi merupakan langkah penting untuk usahamu, kamu bisa melakukan promosi dimanapun dan kapanpun, bisa melaui brosur, atau poster. Tapi kalau enggak mau repot, via online pun sudah cukup.

6. Puaskan pelangganmu.
Hal ini merupakan langkah krusial, sebagai pebisnis muda, kepuasan pelanggan adalah yang paling utama, usahakan yang paling baik untuk kepuasan mereka. Jika mereka merasa senang dengan pelayananmu, kamu tidak perlu repot-repot promosi, mereka akan dengan senang hati merekomendasikan bisnismu.

7. Puaskan dirimu.
Hidup harus seimbang, usaha yang kamu kerahkan perlu banget untuk kamu apresiasi. Jika aliran uang sudah kamu kalkulasi, tidak ada salahnya kamu memberi hadiah terhadap dirimu sendiri dari sebagian keuntunganmu.

Sumber:
Okezone.com

Senin, 05 Januari 2015

Buka Usaha dan Bisnis Yuk

Mungkin Kita masih punya banyak waktu nggagur di luar pekerjaan utama atau mungkin Kita tidak puas dengan penghasilan yang Kita dapatkan selama ini.

Jika mulai berpikir membuka usaha sendiri itu adalah hal yang wajar. Banyak yang menyebut bisnis itu sebagai usaha sampingan.

Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu perhatikan kalau ingin membuka usaha sendiri

1. Bidang Usaha. Sedikit contoh seperti bidang usaha yang jarang atau bahkan belum ada. Misalnya Aqua. Ketika pertama kali diperkenalkan, banyak orang ragu apakah Aqua bisa berhasil di pasaran, padahal belum pernah sebelumnya ada pengusaha yang menjual air minum dalam botol.  Nyatanya Aqua sukses besar.

2. Lokasi. Dalam beberapa jenis bidang usaha, lokasi memegang peranan yang cukup penting. Kita sendirilah yang harus menentukan lokasi mana yang tepat dalam usaha Kita. Link tips lokasi strategis

3. Pelanggan.  Kita sudah harus tahu terlebih dahulu tentang bagaimana cara Kita dalam mendapatkan pembeli atau klien. Bila tak ada pembeli, tidak akan ada penjualan. Bila tak ada penjualan, maka usaha Kita tidak cukup berhasil. Sederhana sekali. Untuk promosinya bisa dilakukan dengan cara memasang iklan kecil di koran. Atau memasang iklan Kita di internet. Internet terbukti merupakan media yang ampuh dalam menjaring pembeli, walaupun mungkin tidak semuanya.

4. Tenaga Kerja. Ada bagusnya bila Kita juga mempekerjakan anggota keluarga Kita. Maka secara tidak langsung anggota keluarga juga akan mempunyai rasa ikut memiliki dalam usaha tersebut. Dengan adanya rasa memiliki dari para anggota keluarga, maka dukungan yang diberikan kepada Kita untuk menjalankan usaha tersebut bisa makin besar.

5. Perencanaan Keuangan. Buatlah perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Perkiraan arus kas adalah perhitungan yang menggambarkan berapa perkiraan arus keluar masuk uang tunai dalam usaha Kita. Sama seperti modal, maka alangkah baiknya kalau Kita memiliki perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Dengan demikian, dalam setahun ke depan, usaha ini diharapkan tidak akan bangkrut hanya gara-gara kehabisan uang tunai.

Sumber:
Bukausaha.com